Pagi ini tak seperti biasanya aku berangkat kerja lebih awal, ini karena ada kabar kalau hari ini 05 oktober 2012 akan ada demonstrasi buruh besar-besaran lagi, tapi dijalan hari ini juga berbeda dengan hari-hari biasanya, yang biasanya jam segini jalanan sudah padat oleh kendaraan baik roda empat apalagi dengan roda dua biasanya sudah pepat di kiri kanan jalan, tapi apa yang terjadi dengan hari ini ? tampak sepi sekali jalanan pagi ini. mungkin demonya ngga jadi ? itu pikirku .....
Sampai ditempat kerja aku ngga langsung masuk ke ruangan, mampir dulu di warung pesen segelas kopi ngobrol-ngobrol sebentar sama temen-temen, pas ngobrol gak sengaja mataku menatap kearah pojok warung disana terpampang jam dinding yang ngga begitu besar tapi terlihat sangat jelas sekali jarumnya itu gak pernah berhenti dan seolah jarum detiknya itu mengajak pada 2 jarum lainnya untuk terus bergerak walau lambat,
Tak terasa hampir 2 menit kuperhatikan jam dinding itu, dan terlintas di benakku bahwa "WAKTU TAK BISA MENUNGGU" dan waktu tak mau menunggu. gak ada titik juga ngga ada koma. itulah waktu dia akan terus bergerak dan akan terus berputar,
Melangkahlah terus dan jika kau sudah benar-benar hafal dengan jalan tersebut berjalanlah dengan cepat jika memungkinkan berlarilah dan jangan lupa perhatikan sekitarmu, adakah yang bisa kau ajak atau mungkin ada seseorang yang akan mengganggumu, perhatikanlah.
Saatkau jatuh, bangunlah..... berjalanlah lagi walau pelan, ingatlah tujuanmu masih jauh didepan sana lawanlah semua rasa jenuhmu abaikan suara-suara yang mungkin bisa mempengaruhi pikiranmu, Melangkahlah lagi.perhatikanlah jalan tempat dimana kau jatuh tadi, dan apa yang menyebabkan kau terjatuh dan jangan sampai esok kau terjatuh ditempat yang sama dengan hal-hal yang membuatmu terjatuh juga hal yang sama.
Saat kau terjatuh, rasakanlah betapa sakitnya rasa itu.
melangkahlah lagi, tujuanmu masih jauh disana, waktu tak akan menunggumu sampai rasa sakit saat kau terjatuh tadi sembuh, dia akan semakin menjauh saat kau berhenti untuk menyesali kejadian tadi. melangkahlah walau pelan,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar