this is my blog

Simple Life
Hidup sesederhana gorengan ditemani cabe rawit, tak perlu mayonaise, tak perlu saos tiram, Cukup cabe rawit.

Selasa, 06 Desember 2011

Letakkan Beban Hidup Sebelum Tidur

Letakkan Beban Hidup Sebelum Tidur Friday, 02 December 2011 - 09:00 am code.google ilustrasi Intisari-Online.com – Alexis Carrel, seorang ahli bedah kelahiran Lyons, Prancis, pejuang militer, sekaligus ilmuwan yang pernah mengilhami Charles Lindbergh dalam ilmu penerbangan, dikenal sebagai pekerja keras. Meski demikian pemenang Nobel Kedokteran 1912 ini tetap menyarankan agar kita mencari waktu untuk ngaso (istirahat) di tengah sempitnya kesempatan. Sebaiknya kita istirahat dan menghibur diri dengan berbagai cara sehingga istirahat dan hiburan tersebut tidak menimbulkan kelelahan baru. Manfaat ngaso bermacam-macam. Hari ini seorang profesor memulai kuliahnya dengan mengangkat sebuah gelas kaca penuh air di depan para mahasiswanya. “Berapa berat gelas ini?” Jawaban mahasiswa beragam, “Mungkin 100 gram, 150 gram, ¼ kg.” “Saya sendiri juga tidak tahu, kecuali kalau saya menimbangnya lebih dulu,” ujar sang profesor kalem, “Pertanyaannya adalah, apakah yang akan terjadi kalau saya memegang gelas ini selama beberapa menit?” “Tidak akan terjadi apa-apa,” jawab seorang mahasiswa. “Kalau saya memegangnya selama satu jam?” “Paling-paling tangan Anda akan kaku dan capek.” “Bagaimana kalau saya memegang gelas ini selama satu hari?” “Tangan Anda akan kebas, otot-otot lengan menjadi kaku, dan tegang. Kemungkinan terburuk bisa lumpuh.” “OK. Apakah selama itu berat gelas bertambah?” “Oh, tidak.” “Lantas, apa yang menyebabkan tangan saya sakit?” Suasana kelas berubah hening. Tiba-tiba ada yang nyeletuk, “Kalau begitu, letakkan saja gelas itu di meja.” “Tepat!” kata profesor. Beban hidup kita sama seperti itu. Kalau sebuah masalah kita pikirkan dalam beberapa menit, beberapa jam, masih OK. Namun kalau berhari-hari, berbulan-bulan terus dipikirkan sudah pasti akan membuat kita sakit. Memang penting memikirkan problem hidup. Namun jauh lebih penting kalau bisa “meletakkan” problem itu sebelum kita tidur. Agar esok hari segar kembali untuk mencari jalan keluarnya. " Terima kasih untuk eks my boss yg telah mem-forward Email yang sangat bermanfaat ini kepada saya "

Kamis, 10 November 2011

Sukses

Be success

Sukses itu Indah
Sukses itu bahagia
Sukses itu senang
Sukses itu punya banyak temen
Sukses Itu punya banyak duit
Sukses itu ganteng
Sukses Itu Cantik
Sukses Itu asal-asalan
Sukses itu teratur
Sukses Itu Impian
Sukses Itu lancar
Sukses itu terang
Sukses Itu aman
Sukses itu Putih
Sukses itu jingga
Sukses itu pink
Sukses itu biruuuu
Sukses itu Hijauu
Sukses itu tujuan
Sukses itu rumah tinggal
Sukses itu menang
Sukses itu mengalah
Kadang-kadang Bokek juga sukses
Sukses itu surga
Sukses itu panjang
Sukses itu empuk
Sukses itu sekarang
Sukses itu masa depan
Sukses itu akhir masa
Sukses itu .................................. ?

Selasa, 27 September 2011

Perahu

"PERAHU"

Pernah gw liat acara disebuah stasiun televesi swasta, pas di endingnya sang pembawa acara ngomong begini :
" Perahu "
Perahu memang lebih aman kalau tetap di tepian ( dermaga ) tapi ,
perahu/kapal dibuat bukan untuk itu,...
Perahu dibuat untuk melawan kerasnya arus ombak samudera guna mencapai sebuah tujuan ".
gitu katanya ...
dari situ gw terpikirkan tentang arti sebuah "hidup" dan "kehidupan" karena,
hidup dan kehidupan menurut gw sangatlah berbeda.
HIDUP ( ini menurut gw ) itu adalah dimana saat kita diberikan nyawa oleh sang maha pencipta sampai kita mati nanti.
KEHIDUPAN ( ini juga menurut gw ) itu adalah proses kita menjalani HIDUP ini .
Intinya dalam menjalani kehidupan kita tidak boleh mengalah pada keadaan,...
Tapi sebaliknya kita harus berjuang melawan arus derasnya kehidupan guna mencapai tujuan hidup kita seperti perahu tadi.
SEMANGAT !!!

Hidup = Layang-Layang

"HIDUP = LAYANG-LAYANG"



Hidup.......
Hidup itu menurut gw seperti layang-layang .......
Semakin tinggi dia terbang semakin kencang pula angin yang menerjangnya, tapi.....
Justru angin itulah yang akan membuat layang-layang itu dapat terbang tinggi.
Kesimpulannya janganlah pernah kita mengeluh bahkan menyerah pada setiap cobaan yang diberikan Allah pada kita,karena.
Disitulah manusia sedang mengalami proses pengangkatan derajatnya di mata Allah,maka.....




Biarkanlah layang-layang itu terbang tinggi semampunya dan jangan pernah sekali-kali kita melepaskan TALI-nya.....


Keep optimistis......

sumber : http://www.facebook.com/note.php?note_id=467573653880